Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Malang menutup rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 dengan menggelar tawasulan di kantor DPC pada Rabu (24/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi penutup berbagai agenda yang telah berlangsung sepanjang Juni, mulai dari penghijauan, khataman Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partainya dalam mengedepankan nilai-nilai nasionalisme yang sejalan dengan semangat religiusitas.

Menurut Didik, PDI Perjuangan ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa partainya tidak hanya dikenal sebagai partai nasionalis, tetapi juga memiliki fondasi nilai keagamaan yang kuat.

“PDI Perjuangan tidak saja partai nasionalis, tetapi juga partai nasionalis religius,” kata Didik dalam sambutannya.

Ia menilai Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno, memiliki dimensi spiritual yang kuat selama perjuangannya membangun bangsa. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi salah satu alasan mengapa sosok Bung Karno tetap dikenang hingga saat ini.

Dalam kesempatan yang sama, Didik juga menegaskan posisi politik PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang pemerintah. Ia menyebut partainya akan tetap mendukung program-program pemerintah yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat, namun tetap menjalankan fungsi kritik dan pengawasan.

“PDI Perjuangan bukan partai oposisi, tetapi menjadi penyeimbang. Program yang baik akan kami dukung, sementara yang perlu perbaikan akan kami berikan masukan,” ujarnya.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Didik menyatakan partainya mendukung program tersebut, namun menilai implementasinya perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pendataan yang lebih akurat terhadap kelompok penerima manfaat sehingga program dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga mengusulkan agar daerah dengan tingkat kesejahteraan yang relatif baik dapat memperoleh bentuk bantuan lain yang lebih sesuai, seperti dukungan di sektor pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir mengatakan kegiatan haul dan doa bersama menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Kegiatan ini menjadi ajakan untuk memperkuat ikhtiar spiritual dalam menjaga persatuan dan mengawal perjalanan bangsa,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Malang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar menyatakan dukungannya terhadap berbagai program sosial dan keagamaan yang dijalankan PDI Perjuangan.

Menurut Budiar, kontribusi partai politik dalam kegiatan sosial, pembangunan sarana ibadah, dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Malang.

“Kami mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk program sosial dan keagamaan yang dijalankan,” ujarnya. (*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08