Sidoarjo, tagarjatim.id – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kureksari menyayangkan beredarnya video instruksi di sebuah acara di depan kantor pemasaran salah satu perumahan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo oleh Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono. Pihak panitia menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas kampanye pada hari pemungutan suara merupakan pelanggaran tata tertib Pilkades.

Ketua Panitia Pilkades Kureksari, Hanif, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah preventif dengan memberikan peringatan kepada pihak terkait. Ia menekankan bahwa aturan mengenai masa kampanye bersifat kaku dan harus ditaati oleh seluruh pendukung calon.

“Sesuai dengan tata tertib saja, itu tidak diperbolehkan. Kita harus memberikan teguran secara lisan, kalau memang tidak diperhatikan kita beri teguran tertulis,” ujar Hanif, Selasa (12/05/2026).

Hanif menjelaskan, masa kampanye resmi untuk Pilkades Kureksari telah ditentukan jadwalnya, yakni pada tanggal 18, 19, dan 20. Di luar tanggal tersebut, para calon hanya diperbolehkan melakukan silaturahmi untuk memperkenalkan diri tanpa adanya pengerahan massa di area steril seperti TPS.

“Di tatib (tata tertib) harus tidak ada kampanye, kecuali tanggal 18, 19, 20. Selebihnya boleh silaturahmi ke masyarakat untuk memperkenalkan diri bahwa mencalonkan diri, itu memang ada aturannya,” kata Hanif.

Terkait sanksi bagi pelanggar, Hanif menyebutkan bahwa mekanisme dimulai dari teguran administratif. Namun, jika pelanggaran terus berlanjut atau mengandung unsur yang mencederai proses demokrasi, pihak panitia tidak segan untuk membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

“Tiga kali teguran tidak diperhatikan, apalagi jika ada kampanye yang menjelek-jelekkan (calon lain), kita serahkan ke APH (Aparat Penegak Hukum). Kita hanya mengimbau, karena calon kepala desa itu tidak boleh mundur, kalau mundur kena denda,” lanjutnya.

Hingga saat ini, panitia mengaku masih mengedepankan pendekatan persuasif dan teguran lisan untuk menjaga kondusivitas desa. Hanif menilai, karakter masyarakat yang dinamis menuntut panitia untuk bersikap bijaksana agar tidak terjadi gesekan antar-kelompok pendukung di lapangan.

“Harapan saya Pilkades tahun ini aman dan kondusif. Tidak ada gesekan atau perpecahan di dalam desa ini. Sebagai pemimpin harus bijak, tidak langsung diadu antara kanan dan kiri,” pungkas Hanif.

Video berdurasi 1 menit 9 detik yang memperlihatkan Warih Andono mengajak jemaah mengawal TPS untuk memenangkan calon petahana nomor urut 2, Wishom Sahudi, sebelumnya sempat memicu perbincangan hangat di kalangan warga Sidoarjo. Pihak panitia memastikan akan terus memantau pergerakan di lapangan guna memastikan hari pencoblosan bebas dari intervensi kampanye terselubung.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33