Kota Kediri, Tagarjatim.id – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Madiun mulai menyiapkan langkah pengembangan olahraga padel melalui program bertajuk Padel Go to School. Program itu diproyeksikan menjadi bagian dari pembinaan atlet muda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Ketua PBPI Kota Madiun periode 2026–2030 Yoga Adhi Wicaksananto mengatakan, dalam tahap awal pihaknya akan fokus mengenalkan olahraga padel kepada masyarakat sekaligus membangun ekosistem olahraga tersebut di Kota Madiun.
“Jangka pendeknya kami ingin mengenalkan dan mengedukasi padel kepada masyarakat Kota Madiun,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan media ini, Minggu (10/5/2026) malam.
PBPI Kota Madiun juga berupaya merangkul komunitas dan atlet padel asal Madiun yang saat ini membela daerah lain agar ikut berkontribusi membangun olahraga tersebut di daerah asalnya.
“Kalau nanti ada atlet-atlet padel yang berdomisili di Madiun, kami ingin mereka ikut kolaborasi bersama kami,” katanya.
Selain program pengenalan kepada masyarakat, PBPI Kota Madiun menyiapkan pembinaan jangka panjang melalui program Padel Go to School yang menyasar pelajar tingkat SMA.
Program itu difokuskan pada pembinaan atlet usia 17 hingga 20 tahun sebagai persiapan apabila cabang olahraga padel resmi dipertandingkan dalam Porprov Jatim 2027.
“Kami ingin percepatan edukasi ke sekolah-sekolah, terutama SMA,” katanya.
Yoga menjelaskan, komposisi kepengurusan PBPI Kota Madiun disusun melalui musyawarah bersama dengan melibatkan figur yang memiliki dedikasi terhadap perkembangan olahraga. Bahkan sekitar 50 persen pengurus direncanakan berasal dari kalangan guru olahraga.
“Guru olahraga itu setiap hari yang dipikirkan olahraga. Jadi mereka bisa ikut berkontribusi memasyarakatkan padel,” ujarnya.
PBPI Kota Madiun juga membuka peluang kolaborasi dengan pemilik fasilitas olahraga guna mendukung pembangunan lapangan padel di Kota Madiun yang saat ini belum tersedia di wilayah Madiun Raya.
“Kami ingin yang masuk benar-benar punya dedikasi untuk padel,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Madiun Edwin Susanto optimistis olahraga padel dapat berkembang di Kota Madiun dan dipertandingkan pada Porprov Jatim 2027.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi orang-orang yang mencintai cabor padel di Kota Madiun,” ujarnya. (*)


























