Sidoarjo, tagarjatim.id – Bandara Internasional Juanda resmi memulai pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) gelombang kedua menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Fase ini melibatkan 60 kelompok terbang (kloter) yang dijadwalkan terbang secara bertahap hingga 21 Mei 2026.

Sebanyak 1.900 jemaah dari kloter 57 hingga 61 bertolak pada hari pertama menggunakan maskapai Saudia Airlines. Para jemaah berasal dari lima wilayah, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Kediri.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, melepas langsung keberangkatan kloter 59 yang membawa 376 jemaah. Ia memastikan seluruh jajaran siap menjaga kelancaran operasional selama periode sibuk ini.

“Bandara Internasional Juanda hari ini mulai melayani embarkasi gelombang kedua. Total pada 7 Mei 2026, terdapat lima kloter embarkasi gelombang kedua yang terbang langsung dari Surabaya ke Jeddah,” ujar Tohir, Kamis (07/05/2026).

Pihak otoritas bandara menyediakan berbagai fasilitas pendukung di ruang tunggu untuk menjamin kenyamanan jemaah. Sarana tersebut meliputi area ibadah, air minum gratis, hingga aksesibilitas khusus bagi jemaah dengan keterbatasan fisik.

“Demi kelancaran dan kenyamanan jemaah calon haji, kami mempersiapkan fasilitas di Ruang Tunggu Bandara Internasional Juanda diantaranya toilet, mushola, elevator, eskalator, travelator, dispenser air minum dan lounge,” ucap Tohir.

Manajemen bandara memberikan perhatian ekstra kepada jemaah lanjut usia melalui penyediaan kursi roda dan bantuan personel pendamping. Selain itu, jemaah mendapatkan kemudahan proses imigrasi melalui layanan Makkah Route yang tersedia di Terminal Juanda.

“Perhatian khusus juga kami berikan bagi JCH lansia dengan menyiapkan akses elevator/lift dan kursi roda serta pendampingan khusus. Selain itu, layanan keimigrasian Saudi Arabia yakni Makkah Route juga telah tersedia di Bandara Internasional Juanda,” katanya.

Keamanan jemaah tetap menjadi fokus utama dengan penempatan personel Airport Security (Avsec) sejak dari Asrama Haji Sukolilo. Petugas menggunakan perangkat pemindai seperti Walkthrough Metal Detector (WTMD) dan mesin sinar-X untuk memeriksa barang bawaan jemaah sebelum menuju pesawat.

“Keselamatan, keamanan dan kenyamanan jemaah selalu menjadi prioritas kami agar para jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar,” tutur Tohir.

Sebelumnya, Bandara Juanda menuntaskan pelayanan gelombang pertama pada periode 22 April hingga 6 Mei 2026. Dalam fase tersebut, bandara melayani 21.246 jemaah dari 56 kloter dengan rute penerbangan menuju Madinah.

Tohir menambahkan bahwa performa ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) pada gelombang pertama mencapai 100 persen. Ia berharap sinergi antar-pemangku kepentingan mampu mempertahankan kualitas pelayanan hingga seluruh jemaah tiba kembali di tanah air.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33