Kabupaten Kediri, Tagarjatim.id – Maraknya hoaks dan misinformasi di media sosial menjadi tantangan serius bagi kesehatan publik. Informasi yang tidak akurat tersebut memicu keraguan masyarakat hingga berdampak pada menurunnya cakupan imunisasi secara nasional.

Persoalan ini menjadi fokus dalam sosialisasi pencegahan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digelar di Balai Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Selasa (5/5/2026).

Perwakilan Tim Kerja Surveilans PD3I Kementerian Kesehatan RI, Dyan Sawitri, mengungkapkan bahwa meski capaian imunisasi di Kabupaten Kediri relatif stabil, secara nasional terjadi tren penurunan pada 2025.

Menurutnya, keraguan masyarakat akibat hoaks telah memicu kembali munculnya kasus penyakit lama, seperti campak, sehingga pemerintah harus melakukan langkah tambahan melalui program imunisasi lanjutan.

Senada, Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa imunisasi merupakan benteng utama dalam melindungi tubuh dari penyakit menular.

“Imunisasi ini penting untuk mencegah penyakit seperti polio, campak, difteri, dan banyak lagi. Tujuannya agar daya tahan tubuh meningkat, sehingga kalaupun terpapar, dampaknya tidak berat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi berisiko mengalami dampak serius, mulai dari kelumpuhan hingga kematian.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait keamanan vaksin, Sarmuji meminta warga tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Ia memastikan bahwa setiap vaksin telah melalui uji klinis yang ketat sebelum digunakan.

“Jangan mudah terpapar hoaks. Bahan imunisasi sudah melalui uji klinis panjang, melibatkan banyak pihak, sehingga keamanannya terjamin sebelum disebarluaskan,” jelasnya.

Sarmuji menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Program imunisasi yang dijalankan pemerintah dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk mencegah kerugian yang lebih besar di masa depan.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Rakyat yang sehat adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08