Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Puluhan gamer dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang ambil bagian dalam Turnamen Kapolres Malang Esport Mobile Legends 2026 yang digelar di Aula Polres Malang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus ajang seleksi menuju Road to Kapolda Jatim Esport 2026.
Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar dan turut dihadiri pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Malang. Sebanyak 43 tim yang masing-masing beranggotakan lima pemain bertanding menggunakan sistem gugur.
AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, turnamen ini menjadi bentuk dukungan Polres Malang terhadap perkembangan esport yang semakin diminati generasi muda.
“Esport saat ini berkembang sangat pesat dan telah menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi. Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kompetisi yang sehat dan positif,” ujarnya.
Ia menambahkan, ajang ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kemampuan, tetapi juga sarana menjaring pemain potensial untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet berbakat yang dapat membawa nama Kabupaten Malang dan Polres Malang di tingkat Polda maupun ajang lainnya,” katanya.
Berdasarkan hasil pertandingan, Tim Valen Kurang Tidur keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Tim Yo You++, sementara Tim Tepok Rujak menempati peringkat ketiga.
Ketiga tim tersebut akan mewakili Polres Malang dalam ajang Road to Kapolda Jatim Esport 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Juni 2026 dengan total hadiah sebesar Rp50 juta.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menyebutkan bahwa turnamen esport menjadi salah satu bentuk pendekatan Polri kepada generasi muda di era digital.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin hadir lebih dekat dengan kalangan muda melalui kegiatan yang mereka minati. Ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, sportivitas, dan prestasi di bidang esport,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Malang berkomitmen mendukung kegiatan positif yang mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan berprestasi.
“Esport bukan sekadar permainan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kerja sama tim, dan kedisiplinan. Nilai-nilai ini yang ingin terus kami dorong,” pungkasnya. (*)



























