Kota Malang, Tagarjatim.id – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berupaya memperkuat pasar wisatawan mancanegara dari kawasan Asia dan Oceania sebagai strategi menghadapi ketidakpastian situasi global.

Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap berbagai dinamika internasional, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi konektivitas penerbangan internasional.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, Indonesia justru memiliki peluang besar untuk menarik wisatawan mancanegara di tengah kondisi global yang belum sepenuhnya stabil.

Hal itu disampaikan saat dirinya mengisi kuliah tamu di program vokasi Universitas Brawijaya Kota Malang, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, pemerintah melakukan penyesuaian strategi pemasaran pariwisata dengan memperkuat pasar wisatawan dari negara-negara Asia serta kawasan Oceania, termasuk Australia.

“Pergeseran pasar artinya kita memperkuat pasar-pasar kita di Asia, kemudian Australia dan Oceania dari negara-negara yang tidak terdampak jalur penerbangan melalui Timur Tengah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konektivitas penerbangan menuju Indonesia saat ini masih cukup baik karena sebagian besar penerbangan internasional menuju Tanah Air tidak melalui kawasan Timur Tengah.

“Kalau kita lihat dari hub penerbangan, sekitar 27 persen masih melalui Malaysia, kemudian 18 persen melalui Singapura. Sisanya dari negara-negara Asia, dan sekitar 11 persen baru melalui Timur Tengah,” jelasnya.

Selain itu, Indonesia juga dinilai sebagai salah satu negara yang relatif aman untuk dikunjungi wisatawan mancanegara di tengah situasi global yang dinamis.

Berdasarkan data kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025, wisatawan yang datang ke Indonesia masih didominasi oleh negara-negara di kawasan Asia dan Australia.

Malaysia tercatat menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia. Posisi berikutnya diikuti oleh Australia, China, India, South Korea, serta Taiwan.

Dengan penguatan pasar di kawasan tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata nasional tetap tumbuh positif sekaligus mampu menjaga stabilitas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33