Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang KH. Hamim Kholili, memberikan respon positif terhadap kegiatan santunan anak yatim Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) yang sudah dijalankan hingga tahun 2026 ini.

Pada hari ke enam ini kegiatan Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) bersama rombongan pada Sabtu, (7/3/2026) mendatangi tiga Kecamatan mulai dari Pagelaran, Gondanglegi dan Kepanjen.

Kiya yang akrab disapa Gus Hamim imi juga mengapresiasi PT ACA karena mampu konsisten (Istiqomah) selama 19 tahun tidak peenah putus menyalurkan santunan atau bantuan untuk anak yatim dan dhuafa.

“Saya berterima kasih sekali kepada PT ACA yang setiap tahun secara istiqomah selama 19 tahun memberikan santunan. Kepedulian kepada masyarakat bawah ini sangat penting. Bantuan yang diterima pasti sangat bermanfaat bagi anak-anak kita, khususnya anak yatim,” ujarnya.

Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan dalam kegiatan Pekan Islami Ke 19 (7/3/2026) (Abdullah/tagarjatim.id)
Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan dalam kegiatan Pekan Islami Ke 19 (7/3/2026) (Abdullah/tagarjatim.id)

Menurut kiayai yang juga sebagi Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Ulum II, Desa Putukrejo, Gondanglegi ini mengatakan menjaga Istiqomah memang sangat peting dan tidak gampang.

“Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan hingga ini sudah hampir 20 tahun serta Istoqomah berbagi kepada anak-anak yatim serta kaum dhuafa yang dilakukan oleh itu luar biasa dan sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Gus Hamim.

Gus Hamim juga menjelaskan, Pekan Islami XIX PT ACA harus menjadi contoh bagi pengusaha, bahkan dirinya sendiri untuk berbagi, dan yang terpenting cara memberikannya adalah mendatangi dan berkeliling dikumpulkan di suatu tempat.

“Kita harapkan pengusaha lainnya meniru pak Iwan. Apalagi ini juga sifatnya jemput bola atau datang ke lokasi, bukanya mendatangkan mereka yang akan diberi,” tegasnya.

Lebih lanjut Gus Hamim mejelaskan bahwa, dialam Agama Islam sudah jelas disebutkan, siapa yang tidak peduli dengan anak yatim atau dhuafa sama saja dengan mendustakan agama.

“Islam itu sangat sosial. Apa yang dilakukan Pak Iwan ini menjadi contoh bagi kita semua. Bahkan bagi saya pribadi juga menjadi pelajaran. Seorang pengusaha saja peduli, apalagi kita,” tuturnya.

Gus Hamim menuturkan, kegiatan sosial yang dipublikasikan juga memiliki nilai positif karena dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Kadang memang perlu diekspos seperti ini agar bisa diikuti oleh yang lain. Kepedulian kepada sesama perlu dicontohkan. Jika semuanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, siapa yang akan meniru?” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi, yang berharap santunan tersebut dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Sanusi juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak sedekah, terutama di bulan Ramadan.

“Kalau memang punya kemampuan, saya berharap kita memberikan sedekah. Dalam ajaran Islam, sedekah membawa barokah, bisa menolak bala dan musibah, serta membuat rezeki kita bertambah,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada hari keenam Pekan Islami XIX PT ACA, santunan diberikan kepada 1.475 anak yatim di tiga kecamatan di Kabupaten Malang. Rinciannya, 429 santunan di Kecamatan Pagelaran, 574 santunan di Kecamatan Gondanglegi, dan 472 santunan di Kecamatan Kepanjen.(*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33