Blitar, Tagarjatim.id-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, berupaya memperkuat kesiapan sarana dan prasarana, untuk menjamin perjalanan kereta api yang aman dan lancar, menjelang angkutan lebaran 2026. Kegiatan Cek Lintas ini menggunakan Lori Dresin Inspeksi antara Stasiun Talun Blitar hingga Stasiun Tulungagung, Kamis (05/03/26).
Kegiatan inspeksi ini dipimpin langsung oleh Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, didampingi oleh jajaran manajemen lintas unit. VP Daop 7 Madiun menginstruksikan seluruh unit, khususnya di sektor prasarana dan operasi, untuk proaktif selama pengecekan dan segera memitigasi setiap potensi kendala yang ditemukan di sepanjang jalur selatan, mulai Talun hingga Tulungagung.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara mendetail. Tim berhenti di setiap stasiun sepanjang lintas tersebut untuk memastikan standar pelayanan dan keamanan terpenuhi.
“Inspeksi ini adalah komitmen nyata kami untuk memastikan seluruh aset prasarana dalam kondisi prima. Kami ingin memastikan masyarakat yang mudik ke kampung halaman untuk berlebaran selama Angkutan lebaran 1447 H merasa aman dan nyaman saat melintasi wilayah Daop 7,” ujar Tohari di sela-sela kegiatan inspeksi kepada wartawan.
Sejumlah pengecekan utama dalam inspeksi lintas Talun–Tulungagung meliputi pemeriksaan kondisi wesel, sambungan rel, dan keandalan sistem persinyalan di tiap emplasemen. Tim juga meninjau kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu, toilet, serta fasilitas pendukung penumpang di stasiun. Terakhir, melakukan pengecekan pada jembatan-jembatan KA dan drainase di sekitar jalur rel untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
“Kami berupaya memberikan pelayanan prima dan pengalaman perjalanan yang berkesan dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu seiring dengan komitmen semangat ‘Semakin Melayani’ untuk menciptakan Lebaran Nyaman Bersama,” ujarTohari memungkasi wawancara.(*)























