Kota Batu, Tagarjatim.id – Aktivitas pendakian di kawasan Gunung Bokong dan Gunung Panderman, Kota Batu, resmi ditutup sementara mulai 18 Januari 2026. Penutupan dilakukan demi keselamatan dan keamanan para pendaki menyusul kondisi cuaca buruk yang melanda kawasan pegunungan tersebut.

Informasi penutupan ini disampaikan melalui pengumuman resmi pengelola pendakian yang bekerja sama dengan Perhutani serta instansi terkait. Dalam pengumuman tersebut ditegaskan bahwa seluruh aktivitas pendakian dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Ahmad Saifudin, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para pendaki atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebijakan penutupan ini.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pendaki dan masyarakat atas penutupan sementara ini. Kebijakan ini diambil murni demi keselamatan dan keamanan pendaki,” ujar Ahmad Saifudin, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, penutupan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari risiko kecelakaan di jalur pendakian akibat cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, dan potensi longsor di sejumlah titik rawan.

“Demi keselamatan dan keamanan pendaki, penutupan dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Kegiatan pendakian akan terus dievaluasi secara berkala hingga dinyatakan aman untuk kembali dibuka,” jelasnya.

Pengelola pendakian mengimbau masyarakat dan calon pendaki agar mematuhi kebijakan tersebut serta tidak memaksakan diri melakukan pendakian secara ilegal selama masa penutupan berlangsung.

Selain itu, para pendaki juga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari pengelola, Perhutani, maupun instansi terkait mengenai perkembangan cuaca dan rencana pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Bokong dan Gunung Panderman.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H