Kota Kediri, Tagarjatim.id – Pentingnya menjaga identitas budaya lokal mengemuka dalam gelaran Semarak Seni dan Kuliner Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul (SEIKAT) yang berlangsung di Lapangan Gajah Bandar Kidul, Sabtu (2/5/2026) malam.

Kegiatan yang memadukan seni, budaya, dan ekonomi kerakyatan ini diikuti 43 stand dari RT/RW serta pelaku UMKM dengan berbagai produk kuliner dan kerajinan khas. Suasana semakin semarak dengan penampilan Vivi Artika, Side Project, dan Keroncong Saliswara.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa SEIKAT bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya melestarikan budaya lokal, khususnya tenun ikat Bandar Kidul.

“Bandar Kidul ini dikenal sebagai Kampung Tenun Ikat, dan inilah upaya kita bersama untuk melestarikan tenun ikat. Selain itu, kita juga bisa menikmati pertunjukan seni budaya dan kuliner yang menjadi identitas Kota Kediri. Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut menjaga, melestarikan, dan mempromosikannya,” ujarnya.

Selain aspek budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM bahkan dilaporkan telah menghabiskan produk dagangannya.

“Ini luar biasa sekali. Banyak stand yang produknya sudah habis. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kediri, khususnya Bandar Kidul,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan SEIKAT masih berlanjut dengan agenda senam bersama dan jalan sehat pada hari berikutnya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkot Kediri serta tokoh masyarakat dan warga setempat. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33