Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Arus lalu lintas di pintu tol wilayah Kabupaten Malang pada H+4 Lebaran, Selasa (24/3/2026), mengalami lonjakan signifikan, terutama pada kendaraan yang keluar dari kawasan tersebut. Peningkatan ini seiring tingginya mobilitas masyarakat menuju destinasi wisata dan kembali ke daerah asal.
Berdasarkan data dua hari terakhir, jumlah kendaraan keluar Kabupaten Malang pada 23 Maret 2026 mencapai 37.551 unit. Angka ini meningkat 6.680 kendaraan atau sekitar 21,6 persen dibandingkan 22 Maret 2026 yang tercatat 30.871 unit.
Lonjakan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Karanglo, dengan volume kendaraan meningkat dari 21.902 menjadi 27.806 unit dalam sehari.
Sementara itu, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang relatif stabil. Pada 23 Maret 2026 tercatat 32.618 kendaraan, hanya naik 205 unit atau sekitar 0,6 persen dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 32.413 kendaraan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan peningkatan arus keluar menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, khususnya menuju kawasan wisata di Malang Raya.
“Terjadi lonjakan signifikan pada arus keluar kendaraan, terutama menuju jalur wisata seperti Kota Batu dan kawasan pantai selatan. Ini menjadi perhatian kami dalam pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menunjukkan mulai terbentuknya puncak arus mobilitas selama libur Lebaran, dengan pergerakan didominasi kendaraan yang menuju destinasi wisata dan wilayah sekitar.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Malang telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, termasuk simpang utama dan akses menuju lokasi wisata.
“Petugas terus melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli guna memastikan arus tetap lancar dan aman, khususnya di titik rawan kepadatan,” katanya.
Polres Malang juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati selama perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari risiko kecelakaan.
Salah satu wisatawan asal Surabaya, Rudi (47), mengaku perjalanannya menuju Kota Batu melalui Exit Tol Singosari masih relatif lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Memang ramai, tapi masih lancar karena petugas aktif mengatur lalu lintas. Perjalanan terasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya. (*)






















