Jakarta – PSSI Desak LIB Telusuri Keributan Suporter PersibKabupaten Malang – Buntut keributan antara supporter Persib Bandung dalam laga kontra Persija Jakarta, membuat PSSI Kembali harus membenahi managemen pengelolaan pertandingan di kompetisi tertinggi negeri ini.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meminta PT LIga Indonesia Bersatu (LIB) yang menjadi operator liga bertanggung jawab.

“Di tengah upaya menjaga agar kompetisi berjalan lancar dan damai, saya sungguh menyesalkan mengapa masih terjadi keributan suporter. Memang bukan di tengah laga, yang saya dapati laporan berjalan lancar. Tapi kejadian setelah pertandingan. Ini yang harus menjadi tanggung jawab dan evaluasi total LIB serta mengusut kejadian ini baik supporter, managemen pertandingan termasuk stewardnya .” ujar Erick Thohir.

Pertandingan klasik selalu penuh dengan gengsi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Pertandingan sebenarnya berlangsung aman dan lancar saat kedua tim bertemu di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat.

Kedua kesebelasan bermain dengan 10 pemain karena pemain Marc Clock terkena hukuman kartu merah. Sedangkan Firza Andika dari Persija terkena kartu merah setelah menerima 2 kali peringatan kartu kuning.

Setelah bermain 90 menit, Persib berhasil meraih tiga poin setelah mengalahkan Persija 2-0. Gol disarangkan oleh Dimas Drajat di babak pertama dan Ryan Kurnia di babak kedua.

Baru setelah usainya pertandingan tersebut. Sejumlah supporter Persib Bandung merangsek kelapangan dan nampak melakukan intimidasi dan pemukulan ke sejumlah panitia pertandingan.

“Saya tunggu laporan dari LIB. Tapi melihat dari tayangan video yang beredar di medsos, tampak bagaimana suporter bisa turun ke lapangan setelah laga, lalu mengintimidasi para petugas di lapangan, ini yang perlu ditelusuri oleh LIB. Mengapa bisa terjadi? Bagaimana manajemen pertandingan saat itu dijalankan LIB? Kita tidak boleh toleransi pada kekerasan, dalam bentuk apapun,” tegas Erick. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H