Surabaya, tagarjatim.id – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 12.140 jemaah dan petugas ke Tanah Suci hingga hari kesepuluh operasional. Jumlah tersebut mencapai 28 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini yang sebanyak 44.080 orang.

Pemberangkatan tersebut terbagi ke dalam 32 kelompok terbang (kloter) dari total 116 kloter yang dijadwalkan melalui Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M. Sejauh ini, seluruh penerbangan tercatat tepat waktu atau memenuhi target On Time Performance (OTP).

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa proses pemberangkatan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis pada transportasi udara.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-10 operasional, proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu,” ujar, Kamis (30/04/2026).

Data PPIH menunjukkan komposisi jemaah yang sudah berangkat terdiri dari 5.710 laki-laki dan 6.430 perempuan. Meski mayoritas berangkat sesuai jadwal, panitia mencatat adanya 38 kursi kosong (open seat) akibat dinamika kondisi jemaah di lapangan.

Kekosongan kursi tersebut dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari jemaah yang jatuh sakit hingga urusan teknis keberangkatan.

“Kami mencatat ada delapan jemaah sakit di rumah sakit, tiga pendamping, enam jemaah tunda berangkat, dan 18 orang pindah kloter, serta 21 kursi kosong karena alasan teknis,” ucapnya.

Hingga saat ini, tercatat satu jemaah haji asal Embarkasi Surabaya wafat di Arab Saudi. Sementara itu, di asrama haji sendiri masih terdapat 10 orang yang tertunda keberangkatannya, mayoritas karena faktor kesehatan.

As’adul Anam menegaskan bahwa keselamatan dan kesiapan fisik jemaah menjadi pertimbangan utama sebelum petugas memberikan izin terbang.

“Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang,” tuturnya.

Operasional Embarkasi Surabaya akan berlanjut pada 1 Mei 2026 dengan rencana kedatangan 1.900 jemaah tambahan ke asrama. Jemaah tersebut berasal dari lima kloter yang mencakup wilayah Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, Magetan, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08