Kota Malang, tagarjatim.id – Polresta Malang Kota kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri tahap dua dengan menyalurkan 48,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog ke lima wilayah Polsek jajaran. Sebelumnya, pada tahap pertama telah didistribusikan 36 ton beras, sehingga total penyaluran mencapai 84,5 ton.
Pelepasan distribusi dilakukan langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, didampingi Kepala Diskoperindag Kota Malang, Wakil Bulog Kota Malang, serta Wakapolresta AKBP Oskar Syamsuddin. Acara yang berlangsung di halaman Mapolresta Malang Kota ini juga disaksikan awak media dan warga yang antusias membeli beras murah seharga Rp55.000 per kemasan 5 kilogram di tenda penjualan yang telah disiapkan.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujar Nanang.
Kapolresta menegaskan bahwa kualitas beras SPHP yang disalurkan setara dengan beras premium di pasaran.
“Saya sudah mencoba sendiri. Rasanya enak, pulen, dan layak konsumsi. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan Bulog aman hingga akhir tahun,” tambahnya.
Program ini juga menawarkan kemudahan akses. Warga cukup mendatangi Polsek terdekat untuk membeli beras murah tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau mengantri panjang di pasar.
Salah satu warga, Siti Aminah (45), mengaku sangat terbantu.
“Berasnya bagus, harganya murah. Saya terbantu sekali, apalagi sekarang harga di pasaran tinggi. Jadi bisa hemat tapi tetap makan enak,” ungkapnya sambil membawa dua sak beras.
Nanang menjelaskan bahwa GPM Polri merupakan instruksi langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk mempercepat distribusi beras SPHP dan mengantisipasi lonjakan harga di pasaran.
“Polri berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah di bidang pangan. Ini adalah bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Bulog untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.(*)




















