Magetan, tagarjatim.id – Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo, Magetan, Jawa Timur, mengalami gatal-gatal akibat serangan ribuan ulat bulu. Kondisi ini membuat pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa lebih awal demi kenyamanan dan kesehatan mereka.
Serangan ulat bulu ini berasal dari beberapa pohon mangga yang tumbuh di sekitar halaman sekolah. Ribuan ulat turun dari pohon dan menyebar hingga ke dinding kelas, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Para siswa mengeluhkan gatal-gatal di tangan, leher, dan kaki akibat terkena bulu ulat tersebut.
“Saya pernah kena ulat bulu di tangan, badan, dan leher. Rasanya sangat gatal,” ujar Rivan Aldian Pasha, salah satu siswa yang terdampak.
Untuk mengatasi keluhan siswa, pihak sekolah memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan bedak serbuk dan obat oles. Namun, meski sudah dilakukan upaya pembasmian, koloni ulat bulu masih terus bermunculan.
“Saya berharap ulat bulu ini segera dibasmi supaya tidak mengganggu pelajaran,” kata Anisa Nabila Almuksin, salah satu siswi.
Menurut Indras Setyo Nugroho, salah satu guru di sekolah tersebut, serangan ulat bulu sebenarnya sudah terjadi sejak sebulan lalu dan belum tertangani secara maksimal.
“Ulat bulu ini berasal dari pohon mangga di sekitar sekolah. Jumlahnya sangat banyak, dan meskipun sudah kami coba atasi, mereka masih terus muncul,” jelasnya.
Pihak sekolah kini tengah mencari solusi agar serangan ulat bulu ini bisa teratasi, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan. (*)























