Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Pengelola New Wisata Wendit akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu tunggakan pembayaran kepada vendor pemasangan sistem audio dan CCTV yang sempat viral. Nilai tunggakan yang dipersoalkan mencapai Rp105 juta, dan saat ini masih dalam proses peninjauan internal oleh manajemen baru.

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram mereka, pihak pengelola menjelaskan bahwa proyek pengadaan tersebut merupakan kebijakan dari manajemen sebelumnya. Kini, perusahaan telah mengalami pergantian direksi sehingga diperlukan proses verifikasi ulang, khususnya pada aspek administrasi.

Manajemen menyebut bahwa pembelian dilakukan oleh jajaran lama yang sudah tidak lagi bekerja di perusahaan. Oleh karena itu, pihak manajemen baru masih melakukan pemeriksaan terhadap prosedur pengadaan yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi kelengkapan administrasi.

Dalam keterangannya, manajemen juga menegaskan komitmennya untuk bersikap hati-hati dalam menyelesaikan kewajiban yang berasal dari kebijakan sebelumnya. Langkah ini diambil agar setiap proses pembayaran dilakukan secara tepat dan sesuai prosedur.

Meski begitu, pihak pengelola memastikan tetap memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan vendor guna mencapai solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, turut menanggapi kasus ini. Ia meminta agar masalah tersebut segera dituntaskan.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah pihak vendor mengaku belum menerima pelunasan atas proyek pemasangan audio dan CCTV dengan total nilai Rp271 juta. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sisa pembayaran sebesar Rp105 juta yang belum dibayarkan, meskipun pekerjaan telah diselesaikan sejak 2025. (*)

iklan ucapan selamat hari bhayangkara dari tagarjatim.id
WhatsApp Image 2026-07-01 at 13.22.33