Lamongan, Tagarjatim.id – Kepulangan ratusan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, pada Selasa (17/3/2026) berlangsung tertib dan lancar. Kepulangan tersebut merupakan gelombang ketiga sekaligus terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh jajaran Polsek Paciran Polres Lamongan yang dipimpin Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti bersama personel Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Kegiatan pengamanan dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, mulai pukul 09.00 WIB.
Sebanyak 868 santri diberangkatkan secara bersamaan menggunakan berbagai armada transportasi. Armada yang digunakan terdiri dari delapan bus besar, lima bus medium, empat unit Elf Giga, enam Elf Long, 14 Elf Short, serta dua unit kendaraan Pregio.
Selain rombongan mudik bersama tersebut, sekitar 400 santri lainnya pulang dengan dijemput langsung oleh keluarga masing-masing.
Para santri yang mengikuti program kepulangan bersama ini berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, di antaranya Blora, Kendal, Rembang, dan beberapa wilayah lainnya.
Personel kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawasan di area keberangkatan guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan para santri dapat berangkat dengan aman.
Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.
“Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan proses kepulangan para santri berjalan tertib dan aman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para pengemudi armada agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Dengan pengamanan yang dilakukan oleh petugas, proses keberangkatan santri berlangsung lancar tanpa kendala berarti hingga seluruh rombongan meninggalkan area pondok pesantren. (*)























