Penulis: Mualimin

Jombang, tagarjatim.com – Sebuah rumah di Perumahan Buduran, Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digerebek warga diduga dijadikan tempat prostitusi. Dari hasil penggerebekan warga mengamankan sejumlah pasangan muda-mudi yang diduga melakukan praktik prostitusi.

Kepala Desa Jogoloyo, Muhammad Toyib mengatakan warga resah dengan aktivitas di rumah itu. Dari informasi yang didapatkannya, rumah itu menyewakan kamar kos, namun ternyata berkembang ada tarif per jam.

Ia mengatakan, ada lima pasangan yang diamankan warga, bahkan satu pasangan masih di bawah umur, usia SMP. Selain itu, penyedia kamar juga diamankan warga.

Yang di bawah umur satu pasangan, masih sekolah. Seluruhnya dibawa ke Polres Jombang,” kata Muhammad Toyib,Selasa (16/1/2024).

Dari keterangan warga rumah itu ternyata menyewakan kamar dengan hitungan per jam. Warga menduga, pasangan itu melakukan tindak asusila. Saat masuk ke kamar, mereka mendapati pasangan muda mudi itu berduaan di kamar. Bahkan, mereka juga menemukan bungkus kondom di kamar tersebut. Saat ditanya KTP mereka tidak bisa menunjukkan jika sudah pasangan suami istri.

RF, salah seorang penyewa mengaku ia mengetahui ada persewaan kamar di rumah itu dari media sosial dengan tarif Rp30 ribu per jam.

“Saya tahunya dari media sosial, tarifnya per jam Rp30 ribu. Saya dua kali ke sini,” kata salah seorang pelanggan berinisial RF

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08