Ngawi, Tagarjatim.id – Melestarikan tradisi peninggalan nenek moyang agar tidak tergerus jaman, puluhan warga dua dusun di kabupaten Ngawi , Jawa Timur menggelar bersih dusun di sendang nggupe peninggalan para leluhur.

Sendang yang berlokasi di sekitar pohon – pohon besar itu, terdapat sumber mata air yang tidak pernah berhenti mengalir meskipun musim kemarau.

Warga dusun Kliteh dan Sepreh di desa Selopuro Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi ini terlihat menguras air sendang nggupe dan membersihkan kotoran disekitar sumber air dengan diiringi gamelan Jawa.

Mereka bergotong-royong menjaga dan merawat sumber mata air untuk kehidupan warga disekitar sendang. Disela – sela ramainya warga bersih- ersih sendang, terdengar alunan suara gamelan mengiringi tarian tradisional tayub.

Kepala desa Selopuro mengatakan, tradisi ini sudah ada sejak nenek moyang dahulu kala , kita tinggal meneruskan untuk melestarikannya. Air sendang dibersihkan karena penting sekali untuk kehidupan dan pertanian di desanya.

” Tradisi ini sudah turun temurun dilakukan, saya hanya melaksanakan sesuai pedoman dari nenek moyang, maknanya bersih-bersih sendang karena air merupakan sumber kehidupan warga di desanya,” Ungkap Sunarno.

Agar tradisi semakin meriah, pihak desa menebar iklan lele dan diperebutkan oleh anak-anak. Bagi mereka yang berhasil menangkap lele, panitia memberikan hadiah uang sebesar Rp.50 ribu.

Tradisi bersih dusun tersebut diadakan setiap tahun sekali pada bulan besar, dengan tujuan mendapatkan berkah dari Tuhan yang Maha Esa.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08