Sidoarjo, Tagarjatim.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menerapkan teknologi Corridor Gate untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian 116 kelompok terbang (kloter) jamaah haji Debarkasi Surabaya yang mulai tiba melalui Bandara Internasional Juanda sejak Senin (1/6/2026) malam. Langkah ini memangkas waktu antrean pemeriksaan dokumen karena jamaah tidak perlu lagi menunjukkan paspor fisik secara manual.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan bahwa seluruh lini operasional, mulai dari personel, fasilitas terminal, hingga armada pendukung di lapangan telah disiagakan penuh untuk mengawal kelancaran fase kepulangan yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2026 mendatang.

“Kami sebagai pengelola bandara telah mempersiapkan kebutuhan operasional penerbangan haji, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas, maupun peralatan pendukung,” tutur Tohir, Selasa (2/6/2026).

Tohir menjelaskan, manajemen bandara mengatur ketat alur kedatangan sejak pesawat mendarat, mobilisasi jamaah di apron, hingga pemberangkatan menggunakan bus menuju Asrama Haji Surabaya sebelum para jamaah dilepas ke daerah asal.

Berdasarkan data operasional pada Selasa (2/6/2026), dua kloter yang mengangkut jamaah dari Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan telah mendarat di tanah air.

Berbeda dari tahun sebelumnya, proses pemeriksaan paspor kini dialihkan ke Asrama Haji Surabaya dengan memanfaatkan sistem koridor otomatis yang didukung teknologi pemindaian wajah (facial recognition).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menegaskan bahwa penerapan perdana teknologi koridor otomatis di Jawa Timur ini mengintegrasikan efisiensi layanan massal dengan keamanan dokumen negara.

“Melalui sistem tersebut, proses pemeriksaan keimigrasian dapat berlangsung lebih cepat, terintegrasi, dan tetap mengedepankan aspek pengawasan keimigrasian,” jelas Agus.

Melalui sistem ini, jamaah haji cukup berjalan melewati koridor pemeriksaan tanpa harus mengantre panjang di depan konter petugas. Sistem komputer langsung mendeteksi dan memverifikasi identitas jamaah secara otomatis berdasarkan basis data keimigrasian.

Hingga saat ini, penerapan sistem koridor otomatis tersebut efektif mengurai kerumunan massal di titik kedatangan, sehingga jamaah yang baru menempuh perjalanan jauh dari Arab Saudi dapat langsung menuju aula asrama haji untuk beristirahat dan bersiap kembali ke daerah masing-masing.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08