Kabupaten Malang, Tagarjatim.id– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Malang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Malang, di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen pada Senin (13/4/2026) sore.
Para mahasiswa datang mengenakan setelan hitam dan membentangkan banner bertuliskan “Teror terhadap andrei adalah ancaman demokrasi” ada juga yang bertuliskan “Keadilan untuk Andrei keadilan untuk kita semua.”
Tak hanya berkumpul, mahasiswa juga melakukan orasi di depan Kantor Dewan. Mereka menuntut keadilan untuk Andre Yunus, aktivis yang menjadi korban penyiraman air keras oleh sejumlah aparat TNI.
Ketua PC PMII Kabupaten Malang, Syahrul Majid dalam orasinya mengatakan, mengatakan aksi kali ini digelar untuk menuntut pemerintah atas kasus penyiraman air keras yang diduga melibatkan sejumlah oknum TNI di Jakarta.
“Ini adalah aksi solidaritas kepada aktivis Andre Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras, dalam aksi kali kami membawa delapan tututan,” kata Syahrul Majid.
Mahasiswa yang akrab di sapa Majid ini menegaskan, aksi ini ditujukan kepada TNI dan Polri, sekaligus anggota DPRD Kabupaten Malang. Para pendemo mendorong agar anggota DPRD Kabupaten Malang membuat kebijakan perlindungan terhadap warga sipil, selain itu untuk membuka kesadaran publik agar turut mengawal proses hukum kasus tersebut.
“Kami mengecam keras aksi primitif penyiraman air keras terhadap aktivis pejuang demokrasi Andrei Yunus dan mengutuk segala bentuk kekerasan tehadap masyarakat sipil,” pungkas Majid. (*)


























