Kota Batu, Tagarjatim.id – Keberadaan destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu tak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga mulai menunjukkan peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal.

Hal ini terlihat dari hasil audiensi antara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu, BPJS Ketenagakerjaan, dan manajemen Mikutopia pada Senin (13/4/2026) kemarin. Audensi itu menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan kontribusi terhadap daerah.

Kepala Disnaker Kota Batu, Mokhamad Forkan, mengungkapkan bahwa Mikutopia saat ini telah menyerap sebanyak 203 tenaga kerja. Mayoritas karyawan tersebut merupakan warga lokal.

“Sekitar 95 persen atau 192 orang berasal dari Desa Tulungrejo. Ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (14/4/2026).

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan pekerja, manajemen Mikutopia juga menyatakan kesiapannya untuk mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan sosial yang memadai dalam menjalankan aktivitas kerja.

Selain itu, Disnaker mendorong perusahaan untuk segera menyusun Peraturan Perusahaan sebagai landasan hubungan kerja yang jelas dan profesional.

“Kami ingin hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan memiliki kepastian hukum yang kuat,” tambah Forkan.

Terkait sistem pengupahan, penerapan Upah Minimum Kota (UMK) masih dilakukan secara bertahap, mengingat Mikutopia saat ini masih berada dalam fase pengembangan usaha.

Meski demikian, keberadaan destinasi wisata ini juga telah memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah. Dalam kurun waktu 21 hingga 31 Maret 2026, Mikutopia tercatat menyetorkan pajak hiburan sebesar Rp352 juta.

“Ini menunjukkan potensi besar sektor pariwisata dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Mikutopia, Brian Kenendra, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjalankan seluruh hasil audiensi dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha.

“Kami akan mendaftarkan seluruh karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan serta menyusun Peraturan Perusahaan. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Mikutopia tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan kontribusi ekonomi.

Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha ini, diharapkan sektor pariwisata di Kota Batu dapat terus berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)

selamat hari lahir pancasila
WhatsApp Image 2026-06-01 at 12.15.08