Jember, tagarjatim.id – Kabupaten Jember harus puas berada di peringkat 20 dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya. Hingga penutupan pada Sabtu, 5 Juli 2025 kemarin, Kabupaten Jember meraih 11 medali emas, 17 perak dan 41 perunggu.

Prestasi Jember merosot dari Porprov sebelumnya yang berada di urutan ke-16.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jember, Edy Budi Susilo mengakui kegagalan kontingen Jember dalam mencapai target.

Sebelumnya, Jember mematok target 15 hingga 20 medali emas dan masuk 10 besar dalam Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya.

“Memang tidak sesuai target. Ini juga terkait dengan jumlah atlet yang dikirim,” ujar Edy pada Senin (07/07/2025).

Salah satu penyebab tidak tercapainya target tersebut adalah terkait dengan jumlah atlet yang dikirim Jember pada multi event terbesar di Jatim tersebut.

Kabupaten Jember pada ajang Porprov kali ini hanya mengirimkan 252 kontingen, terdiri dari 202 atlet selebihnya pelatih.

Jumlah peserta dari Jember terbilang cukup kecil bila dibanding dengan Surabaya yang bisa mengirim 1.000 atlet atau tuan rumah Malang yang bisa mengirim 1.300 atlet.

“Kemudian dari total 60 cabor yang dilombakan dalam Porprov, Jember hanya turun di 34 cabor. Sisanya 30 cabor Jember sama sekali tidak dapat berpartisipasi,” ujar Edy.

Dengan hasil tersebut pihaknya akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk persiapan Porprov selanjutnya.

Edy mengatakan, bagaimanapun Jember harus bangkit untuk Porprov berikutnya tahun 2027 mendatang.

“Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi, menyangkut dengan pembinaan atlet, pembinaan prestasi, dukungan sarana prasarana yang akan dipersiapkan mulai tahun depan,” pungkas Edy.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H