Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Sebuah tebing di dekat Perumahan Bumi Podo Rukun, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, longsor pada Rabu (29/1/2025) sekira pukul 17.18 WIB.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video amatir warga dan viral di media sosial. Video berdurasi 1 menit 30 detik itu memperlihatkan detik-detik terjadinya longsor.

Pada video itu, terdapat caption bertuliskan “Waspada Air Bah, Sungai Tertutup Sedimen, Curah Hujan Tinggi”, “Menutup Badan Sungai, Waspada Air Bah, Terjadi Bendung Sungai Karena Curah Hujan Tinggi”. Warga juga menyampaikan sejumlah informasi terkait longsor tersebut dalam video.

“Ini longsor di Podo Rukun. Jadi, longsor yang tahap bawah, turun ke sungai. Sehingga mengenai (kebun) jeruk (milik) warga Gading Kulon, dan sungai tertutup dengan (material) longsor,” kata warga dalam video amatir.

Dampak dari longsor tersebut tidak hanya menutup aliran Sungai Celaket yang bermuara ke Sungai Metro, melainkan juga mengancam permukiman warga lantaran jaraknya cukup berdekatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, tanah longsor disebabkan adanya hujan dengan intensitas tinggi.

“Karena hujan deras disana membuat tanah menjadi labil sehingga mengakibatkan longsor. Dimensinya sekitar hampir 70 meter, lebarnya sampai 100 meter,” kata Sadono.

Meski tidak ada korban jiwa, namun BPBD Kabupaten Malang tetap mengantisipasi adanya dampak yang terjadi. Selain berpotensi jadi bendung alam, juga berpotensi terjadi longsor susulan dan dikhawatirkan merembet ke permukiman.

“Kami sudah memetakan adanya potensi longsor susulan yang dikhawatirkan berakibat fatal nantinya. Terlebih ada permukiman warga, kemudian sungai juga tertutup material,” ujarnya.

Kini, BPBD bersama pihak terkait dan relawan tengah melakukan pembersihan material di lokasi kejadian.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H