Kota Batu, TagarJatim.id – Sebuah villa di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi saksi bisu sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Villa yang bernama Bima Shakti yang terletak di area Taman Rekreasi Selecta, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dikenal sebagai tempat favorit menginap Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno saat berlibur ke Kota Batu pada Tahun 1955.
Bukti catatan sejarah Soekarno menghabiskan waktunya di Vila yang dibangun pada masa penjajahan Belanda Tahun 1928 dengan nama De Brandarice. Setelah Indonesia merdeka, nama penginapan tersebut oleh Soekarno diganti dengan nama Bima Shakti.
“Yang memberikan nama Bima Shakti adalah Bung Karno,” kata Direktur Taman Rekreasi Selecta, Pramono, kepada Tagarjatim.id, Rabu (1/1/2025).
Pramono menjelaskan, sampai saat ini arsitektur dan interior villa Bima Shakti masih tetap dan juga dijaga keasliannya. Semua ornamen, dekorasi dan perabotan masih khas zaman dahulu.
Sebuah lukisan Bung Karno dan catatan tentang Selecta pun juga dipasang di dinding kamar villa tersebut. “Hingga saat ini kami masih mempertahankan keaslian bentuk arsitektur villa Bima Shakti. Namun, ada beberapa renovasi seperti atap dan kamar mandi. Karena sudah rusak,” jelasnya.
Pramono menceritakan, pada saat perang kemerdekaan, Taman Rekreasi Selecta sempat dibumihanguskan oleh para pejuang kemerdekaan agar tidak bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Belanda. Baru pada tahun 1955, Taman Rekreasi Selecta dibangun kembali secara kolektif oleh 45 orang.
Menurut dia, ada 2 catatan yang ditinggalkan Bung Karno di villa Bima Shakti yang dijadikan prasasti. Dalam catatan tertanggal 1 Maret 1955 itu, ada beberapa putusan penting perjuangan Bangsa Indonesia yang ditulis dan ditinggalkan Soekarno di Villa Bima Shakti.
“Kenang-kenangan pada Selecta tetap hidup dalam ingatan saja. Bukan sadja karena tamasia jang indah, tetapi djuga karena di Selecta itu beberapa putusan penting mengenai perdjoangan Negara telah saja ambil,” demikian tulis Soekarno.
”Bangunlah Selecta ini berangsur-angsur dengan kesiagaan sendiri dan didapat-dapatnya dengan hasil pendapatan sendiri dengan itu dapat ia dibanggakan sebagai suatu pembangunan nasional jang berkembang terus,” tambah Soekarno dalam tulisannya.
Saat ini pesan Soekarno tersebut telah dituangkan dalam sebuah prasasti pengelola Taman Rekreasi Selecta. Prasasti itu diletakkan di pintu masuk wahana Taman Bunga Selecta.
“Para pengunjung pun dapat melihat dan membaca dengan jelas tulisan Bung Karno di prasasti tersebut,” ucap Pramono.
Villa yang dibangun pada masa penjajahan Belanda Tahun 1928 itu sampai saat ini menjadi tempat favorit menginap masyarakat dari berbagai daerah untuk menghabiskan waktu liburan.
“Disana ada 10 kamar, ada ruang meeting kapasitas 50 orang,” ujar Pramono.




















