Blitar – Seorang ibu rumah tangga bernama Samrotul Azizah (49), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, sukses mengolah buah nanas sortiran ukuran kecil menjadi minuman sari nanas menyegarkan dan menghasilkan cuan. Hasilnya sari buah nanas yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit asam urat dan kolesterol tersebut laris manis di pasaran.
Samrotul mengatakan ide membuat sari nanas dirintis sejak tahun 2017 berawal dari suami dan mertuanya berdagang buah nanas. Setiap membeli buah nanas dari petani yang baru panen, banyak buah nanas kecil tidak diambil karena tidak bisa dijual.
Daripada dibuang, akhirnya Samrotul mempunyai ide untuk diolah menjadi minuman sedu sari nanas. “Ide ini berawal dari nanas sortiran atau nanas kecil grade C dan grade D sudah dibeli kok tidak dipetik, kemudian saya olah menjadi sari nanas,” katanya, kepada wartawan, Senin (5/11/2024).

Ia mengaku awalnya tidak mengetahui sama sekali cara mengolah buah nanas menjadi minuman kemasan, kemudian dia mencoba memulai usahanya dengan bahan baku buah nanas sortiran, gula asli dan air matang, sehingga rasa saat diminum tidak menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Selanjutnya, Samrotul memberanikan diri untuk datang dan belajar ke pabrik sari apel di Kota Batu. Setelah mengetahui proses mengolah buah menjadi minuman kemasan, dia akhirnya membeli mesin olahan buah, dan memproduksi sendiri.
Permintaan pasar pun semakin banyak sehingga dirinya memberanikan diri untuk meningkatkan usahanya dengan membeli mesin untuk mengolah sari nanas. Samrotul menjelaskan untuk hari-hari biasa, ia bisa memproduksi minuman sari nanas 2000 cup kecil ukuran 32 mili.
“Untuk harian kerja satu mesin, bisa produksi 2.000 cup. Biasanya jelang tiga bulan sebelum puasa, kerja 24 jam bisa memproduksi 5.000 dus per hari. Satu kardus isi 32 mini cup,” ungkapnya.
Ia mengaku permintaan sari buah buatannya juga masih bagus di pasar. Salah satu trik yang digunakannya kerjasama dengan tempat oleh-oleh khas Blitar. Beberapa produksi dimulai dari wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Ponorogo, Madiun, hingga luar Pulau Jawa seperti Lampung, Bali.
Untuk harga, Samrotul membanderol satu kardus isi 32 minicup dijual seharga Rp32 ribu per kardus dan jika ecer harganya Rp25 ribu per kardus.
Dia menambahkan, sari nanas ini pun bisa juga digunakan minuman herbal kesehatan. Selain banyak mengandung banyak vitamin C, sari nanas juga bisa menyembuhkan penyakit asam urat dan kolesterol.
“Sebelum membuat minuman sari nanas kemasan, saya dulu sering membuatkan seduhan sari nanas untuk therapy penyakit asam urat dan kolesterol mertua. Setelah rutin minum sari nanas, mertua saya sembuh dari asam urat dan kolesterol,” pungkasnya.




















