Kota Batu, Tagarjatim.id – Komitmen Pemerintah Kota Batu dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas kembali mendapat pengakuan nasional. Berdasarkan hasil Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tahun 2025, Pemkot Batu berhasil meraih skor 4,62 dan dianugerahi predikat A oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Predikat tersebut diberikan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025. Capaian ini menempatkan Kota Batu sebagai salah satu daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan bahwa raihan predikat A merupakan buah dari konsistensi Pemkot Batu dalam melakukan pembenahan dan inovasi layanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Batu dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, responsif, transparan, dan berfokus pada kepuasan masyarakat,” ujar Nurochman, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan, prestasi tersebut tidak akan membuat jajaran Pemkot berpuas diri. Sebaliknya, capaian IPP ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta memperkuat berbagai inovasi pelayanan publik di Kota Batu.

Salah satu inovasi unggulan yang menjadi penopang utama capaian tersebut adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga. Sejak diresmikan tiga tahun lalu, MPP Among Warga menjadi ikon transformasi pelayanan publik terpadu di Kota Batu.

Meski telah berjalan, MPP Among Warga terus melakukan pembenahan dan inovasi agar pelayanan semakin efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Dyah Lies Tina, menjelaskan bahwa saat ini MPP Among Warga telah menghadirkan 26 gerai layanan dengan total 210 jenis pelayanan dari berbagai instansi.

“Dengan kedekatan antar-gerai di MPP, sinergi antarinstansi semakin kuat. Masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan nyaman dalam satu lokasi,” jelas Dyah.

Tak berhenti di situ, Pemkot Batu juga terus memperluas layanan di MPP Among Warga. Dalam waktu dekat, MPP tersebut akan dilengkapi dengan layanan keimigrasian, sebagai tindak lanjut arahan Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB.

Saat ini, MPP Among Warga bahkan telah menjadi rujukan studi banding bagi berbagai daerah di Indonesia yang ingin mempelajari integrasi dan inovasi pelayanan publik yang diterapkan Pemkot Batu.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H