Sidoarjo, Tagarjatim.id – Suasana duka menyelimuti kediaman Camat Wonoayu, Anwar, di Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. Putrinya, Adzra Sybil Alvina, Praja IPDN tingkat akhir, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang diduga tabrak lari di Jalan Arteri Baru Porong, Kamis (15/01/2026) sore.

Rizal, warga setempat, mengatakan Adzra yang merupakan anak kedua dari Camat Wonoayu, menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

“Putri anak kedua Pak Anwar meninggal kemarin sore, korban tabrak lari di Arteri Porong,” ujar Rizal, Jumat (16/01/2026).

Ia menambahkan, jenazah almarhumah Adzra yang tengah menjalani tugas akhir pendidikan di IPDN itu, langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Urangagung.

“Semalam setelah dari Rumah Sakit Bhayangkara Porong, almarhumah langsung dimakamkan di pemakaman umum desa, sekitar jam 11 malam,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Porong, Aiptu Murtaufiq, menjelaskan bahwa selain Adzra Sybil Alvina, terdapat satu korban meninggal lainnya bernama Adinata Putra Ali Rizqullah, warga Dusun Karangpoh, Desa Ponokawan, Kecamatan Krian.

“Korban ada dua orang. Berdasarkan identitas yang ditemukan di dalam tas serta seragam yang dikenakan, keduanya merupakan Praja Utama IPDN Jatinangor,” jelas Murtaufiq.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kedua korban saat itu berboncengan mengendarai sepeda motor bernomor polisi W 5596 QL dari arah Sidoarjo menuju Malang.

“Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, kendaraan yang diduga terlibat adalah truk tronton dengan ciri tertentu, yang melarikan diri,” ungkapnya.

Kapolsek Porong, Kompol Madya Wiraaji, menyampaikan hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi, termasuk menelusuri rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab utama kecelakaan. Saat kejadian kondisi jalan licin karena hujan, namun terdapat indikasi kuat peristiwa tabrak lari. Penyelidikan masih terus kami lakukan,” pungkasnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H