Sidoarjo, tagarjatim.id – Banjir yang tidak kunjung surut selama delapan hari di Kecamatan Tanggulangin mulai menimbulkan dampak kesehatan. Lebih dari 390 warga dilaporkan mengalami gatal-gatal dan dermatitis setelah terpapar genangan, Jum’at (28/11/2025).

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Danang Abdul Ghani, menyampaikan bahwa tim kesehatan dari Puskesmas Tanggulangin mengaku menerima banyak di antara warga, kini mulai terserang gatal-gatal.

“Keluhan terbanyak datang dari Desa Banjarasri dan Gempolsari,” kata Danang, Jumat (28/11/2025).

Tak hanya mulai terserang gatal-gatal, warga juga mengeluhkan pegal-pegal di beberapa bagian tubuh mereka. Bahkan di beberapa lokasi, petugas menemukan kasus demam, diare, dan ISPA.

“Kami hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang terdampak banjir, karena beberapa warga sudah mengalami diare dan demam,” ungkapnya.

Danang mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan serta mengurangi kontak langsung dengan air banjir. Ia meminta warga segera berobat jika keluhan tidak membaik setelah mendapatkan penanganan.

“Kami siaga setiap hari untuk memantau kondisi kesehatan warga,” tegasnya.

Selain membuka posko pelayanan di balai desa, petugas Puskesmas Tanggulangin juga melakukan kunjungan ke rumah warga terdampak untuk membagikan obat-obatan dasar, mulai salep, obat oral, hingga vitamin. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H