Kab. Madiun, Tagarjatim.id – Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Wilis Kabupaten Madiun Jawa Timur Jumat pagi (31/01/2025). Tebing setinggi 8 meter berlokasi di Dusun Kandangan Desa Kare Kecamatam Kare Kabupaten Madiun jawa timur ini, menimbun jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun- Ponorogo. Akibatnya, warga tak bisa mengakses jalan tersebut.

Sebagian warga berusaha membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya. Namun, material longsor yang padat disertai bebatuan dan pohon berukuran besar, membuat usaha warga tak membuahkan hasil.

Kusnanto, salah satu warga Madiun yang hendak bepergian ke Ponorogo terpaksa harus Kembali memutar arah sejauh 50 kilometer melewati Kota Madiun agar bisa ke Ponorogo.

“Saya dari Madiun mau ke Ponorogo lewat jalan alternatif. Karena jalan sama sekali gak bisa dilewati terpaksa saya mau lewat kota lagi sejauh hampir 50 kilo dari sini,” ujar Kusnanto.

Kepala Dusun Kandangan, Gianto menjelaskan, peristiwa longsor ini terjadi pada pagi hari. Cuaca di kawasan lereng Wilis juga yang mendung dan hujan setiap hari, membuat tebing-tebing di sepanjang jalan selingkar wilis tersebut rawan longsor.

“Kejadiannya pagi usai subuh. Tadi malam belum longsor sebab ada teman saya lewat sini nggak apa apa. Masyarakat Madiun dan Ponorogo yang mau lewat nggak bisa sama sekali longsor panjang 24 meter tinggi 8 meter lebar 10 meter,” kata Gianto.

Selama ini masyarakat Dusun Kandangan Madiun dan Dusun Ngebel Ponorogo memanfaatkan jalan alternatif selingkar Wilis tersebut untuk memperlancar roda perekonomian, karena dianggap akses tersebut paling dekat dan memudahkan warga mendapatkan kebutuhan pokok serta pertanian.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H