Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (18/1/2026). Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Pakisaji AKP Indra Subekti membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan laporan diterima polisi pada Minggu siang sekitar pukul 14.30 WIB.

“Petugas piket Polsek Pakisaji menerima laporan adanya pengeroyokan dan penganiayaan berat terhadap dua pelajar,” ujar AKP Indra, Minggu.

Berdasarkan data kepolisian, kedua korban berinisial NAR (16), warga Kecamatan Kromengan, dan ED (16), warga Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Keduanya merupakan pelajar SMK.

AKP Indra menjelaskan, peristiwa kekerasan itu diduga terjadi di dua lokasi berbeda. Pengeroyokan pertama terjadi di depan Pasar Pakisaji, Desa Pakisaji. Sementara aksi pembacokan diduga terjadi di depan SD Negeri 2 Kebonagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.

Usai kejadian, kedua korban dievakuasi warga bersama relawan ke RSUD Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi mengenai kejadian ini sempat beredar luas di sejumlah grup WhatsApp warga.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku, motif, serta kronologi lengkap kejadian.

“Korban mengalami luka berat, namun tidak ada korban meninggal dunia. Kasus masih dalam penyelidikan,” tegas AKP Indra. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H