Kabupaten Malang, Tagarjatim.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menyebabkan tanah longsor di Dusun Talasan, Desa Sukomulyo, Rabu (14/1/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat menutup sebagian jalur provinsi Malang–Kediri dan mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Material longsoran berasal dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter, dengan lebar sekitar 10 meter dan ketebalan mencapai 3 meter, yang runtuh akibat hujan berintensitas tinggi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hujan lebat yang terjadi sejak sore hari menjadi faktor utama terjadinya longsor di lokasi tersebut.

“Curah hujan yang tinggi di wilayah Pujon dan sekitarnya menyebabkan struktur tanah menjadi labil sehingga tebing mengalami longsor dan menutup sebagian badan jalan provinsi Malang–Kediri,” kata Sadono, Kamis (15/1/2026).

Informasi awal kejadian diterima BPBD Kabupaten Malang melalui Pos Lapangan (Poslap) Ngantang pada pukul 18.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait dan menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur Malang–Kediri sempat mengalami gangguan. Meski demikian, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa.

Sadono menjelaskan, proses penanganan dilakukan secara cepat untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat. Pembersihan material longsoran di badan jalan dilakukan hingga malam hari.

“Penanganan longsor telah selesai sekitar pukul 21.30 WIB. Material longsor sudah berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas saat ini kembali normal,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, antara lain BPBD Kabupaten Malang, UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Polsek Pujon, Babinsa, perangkat desa, PMI Kabupaten Malang, relawan, serta masyarakat setempat.

Sadono menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kebutuhan mendesak tambahan. Namun, pihaknya mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada, mengingat wilayah Pujon merupakan kawasan rawan longsor, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur rawan longsor dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Sadono.

BPBD Kabupaten Malang memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan wilayah rawan bencana serta siap memberikan pembaruan informasi apabila terjadi perkembangan lanjutan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H