Kota Blitar, tagarjatim.id – Petugas gabungan Satlantas Polres Blitar Kota bersama Dishub Kota Blitar, menggelar sidak kelayakan kendaraan atau ramp check, di areal parkir PIPP (Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan) dan terminal cargo, Sabtu, (8/2/2025). Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan, kondisi kendaraan untuk memastikan seluruh kendaraan layak jalan dan tidak membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainya.
Dalam sidak itu, petugas menemukan bus dengan surat kendaraan mati serta truk dengan kondisi ban tidak layak, masih beroperasi. Petugas langsung meminta kepada sopir yang bersangkutan, untuk segera memperbarui surat kendaraan dan mengganti ban yang tidak layak.
“Ada beberapa pelanggaran yang kami dapatkan, ada surat surat tidak lengkap dan di cargo ada truk kondisi ban sudah seharusnya tidak digunakan,” terang Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Andreas Andang Wastiyo, kepada wartawan di sela kegiatan.
Kasatlantas meminta pelanggar segera memperpanjang surat kendaraan yang mati, serta mengganti ban truk yang tidak layak jalan. Pemeriksaan ini dilakukan khusus untuk kendaraan bus pariwisata yang parkir di PIPP, serta truk berbagai jenis di terminal cargo.
“Memang tujuanya agar menjaga keselamatan baik kendaraan, sopir maupun penumpang yang melaksanakan perjalanan,” imbuh perwira balok tiga di pundak ini.
Kasatlantas menambahkan, temuan lain adalah bus pariwisata menambah bangku cadangan, dari standarnya. Bus ini menambah bangku untuk menyesuaikan dengan pesanan penumpang, kapasitas 35 kursi menjadi 40 kursi.
Kondisi ini, menurut polisi dapat membahayakan kendaraan saat dilakukan pengereman dalam perjalanan. Namun dalam sidak ini, petugas gabungan tidak melakukan sanksi atau tilang, dan hanya dilakukan peringatan dan himbauan kepada sopir, untuk melengkapi pelanggaran, yang ditemukan oleh petugas. Ramp chek dilakukan awal menjelang masuknya bulan puasa serta mengantisipasi kendaraan layak jalan saat jelang lebaran 2025 ini.
“Setelah ramcheck ini, kami akan melakukan operasi keselamatan dilanjutkan dengan operasi ketupat,”pungkas kasatlantas.(*)




















