Penulis : Dixs Fibrian

Blitar, tagarjatim.com – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Jawa Timur, turun tangan mengatasi aduan warga terkait serangan ulat bulu di rumah warga, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Petugas menyemprotkan cairan pestisida agar ulat bulu mati.

Novan Jauhari, Petugas Damkar Kota Blitar mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan serangan ulat bulu yang masuk rumah warga. Menindaklanjuti itu, tim juga langsung koordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Blitar, untuk mengatasinya.

Tim kemudian membawa mobil pemadam kebakaran. Air di tangki pemadam kebakaran kemudian dicampur dengan cairan pestisida oleh Dinas Pertanian Kota Blitar, untuk disemprotkan ke ulat bulu.

“Kami menindaklanjuti penugasan dengan kerjasama dengan dinas pertanian. Air dicampur dengan cairan pestisida dari dinas pertanian dan kami semprotkan di pohon dan sekitarnya di kawasan kebun jati itu,” jelasnya Rabu (17/1/2024).

Ia menambahkan dalam kesempatan itu membawa truk dengan kapasitas isi 4.000 liter. Seluruh cairan disemprotkan ke titik-titk berkumpulnya ulat bulu.

“Insya Allah mati dengan campuran pestisida tadi,” katanya.

Sebelumnya, serangan ulat bulu melanda warga di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Ulat bulu itu memenuhi halaman rumah, bahkan hingga masuk ke rumah warga.

Ulat bulu menyebabkan tubuh menjadi gatal. Sehingga, warga mengadukan masalah ini ke pemda. Ulat bulu itu muncul di awal musim hujan tahun ini, di kawasan hutan jati. Kawasan hutan tersebut juga bersebelahan dengan rumah warga, sehingga ulat bulu pun masuk hingga pekarangan rumah warga.

Warga berharap dengan penyemprotan cairan pestisida itu, serangan ulat bulu berkurang dan tidak lagi muncul di rumah warga. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H