Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Aksi pencurian kotak amal di Masjid As-Shodiqiin, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, terekam kamera pengawas (CCTV). Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 12.43 WIB.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku beraksi seorang diri. Ia diduga terlebih dahulu memantau situasi masjid yang sedang sepi, memanfaatkan waktu setelah warga selesai melaksanakan salat Zuhur untuk mencuri isi kotak amal di dalam masjid.

Ketua Takmir Masjid As-Shodiqiin, Edison Jamhur, mengungkapkan bahwa setelah berhasil merusak kotak amal, pelaku mengambil uang di dalamnya lalu kabur melalui pintu depan, meninggalkan kotak amal dalam keadaan pecah.

“Saat kami hendak melaksanakan salat Asar, kami mendapati kotak amal sudah pecah. Setelah dicek, isinya kosong,” ujar Edison Jamhur, Selasa (4/2/2025), sambil menunjukkan lokasi kotak amal tersebut.

Mengetahui kondisi kotak amal yang terbuat dari kaca telah dirusak, Edison kemudian memanggil pengurus takmir lainnya untuk mengecek rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat seseorang mengenakan kaus abu-abu lengan panjang merah serta membawa tas ransel masuk ke dalam masjid.

“Di CCTV terlihat pelaku memeriksa isi kotak amal, lalu membawanya ke belakang imam. Setelah mengambil uangnya, ia meninggalkan kotak amal dalam posisi roboh,” jelas Edison.

Meski jumlah uang yang dicuri tidak terlalu besar, Edison sangat menyayangkan kejadian ini. Terlebih, saat ini Masjid As-Shodiqiin tengah dalam proses renovasi yang membutuhkan biaya cukup besar. Lebih parahnya, ini bukan kali pertama kejadian serupa terjadi.

“Isi kotak amal tidak banyak, sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu, karena pada Jumat sebelumnya sudah kami ambil,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, pihak takmir masjid telah melaporkan kasus ini ke Polsek Pakisaji dengan menyertakan bukti berupa rekaman CCTV.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakisaji. Karena ini sudah terjadi empat kali, kami berharap pelaku segera ditangkap agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkas Edison Jamhur.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H