Kota Malang, Tagarjatim.id – Mulai tahun 2025, pengoperasian bus Malang City Tour (Macito) resmi berpindah dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.
Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan peran Macito sebagai sarana penunjang pariwisata sekaligus memperkaya pengalaman wisata bagi masyarakat dan pengunjung kota.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengungkapkan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bus wisata.
“Macito kini sepenuhnya dikelola oleh Disporapar agar lebih fokus pada sektor pariwisata, meskipun proses penyesuaian sumber daya manusia masih dalam tahap transisi,” ujarnya Senin (3/2/2025).
Baihaqi menambahkan, meskipun ada pergantian pengelolaan, tidak ada hambatan administratif yang signifikan. Untuk operasionalnya, bus Macito kini beroperasi setiap hari, kecuali pada hari Jumat, diperuntukkan bagi warga malang.
Namun, pada akhir pekan, khususnya Sabtu dan Minggu, bus ini lebih difokuskan untuk melayani wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi menarik di Kota Malang.
“Pada hari-hari biasa, Macito juga berfungsi sebagai sarana edukasi, terutama untuk anak-anak TK dan sekolah-sekolah,” jelas Baihaqi.
Meskipun pengelolaan beralih, rute bus Macito tetap mengunjungi sejumlah tempat ikonik di Kota Malang, seperti Kampung Tematik, Heritage, Alun-Alun Tugu, dan berbagai titik menarik lainnya.
Baihaqi berharap Macito dapat memberikan wawasan lebih kepada anak-anak mengenai sejarah dan budaya Kota Malang.
“Kami berharap Macito bisa memberikan wawasan lebih kepada anak-anak dalam mengenal sejarah dan budaya Kota Malang, sambil memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan,” tutup Baihaqi.(*)




















