Tulungagung, Tagarjatim.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Winong, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, terus menggalakkan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.

Kapolsek Kedungwaru, AKP Sumaji, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan ketahanan pangan berbasis pekarangan.

“Langkah ini merupakan bagian dari tugas Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, yang bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya ketahanan pangan berbasis masyarakat,” ujar Sumaji, Jumat (31/1/2025).

Dukungan ini ditunjukkan melalui aksi nyata dengan terjun bersama masyarakat untuk menanam tanaman yang menjadi sumber pangan bergizi. Program ini telah diterapkan di tujuh RT, dengan masing-masing RT memiliki kelompok tani yang aktif mengelola pekarangan pangan.

Setiap kelompok mengembangkan berbagai tanaman hortikultura, seperti selada, cabai, terong, sawi, dan tomat. Selain itu, pemanfaatan pekarangan juga meliputi sektor peternakan, seperti budidaya ayam, entok, dan ikan lele yang dikelola warga secara mandiri.

Polsek Kedungwaru juga bersinergi dengan Pemdes Winong dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kedungwaru. Mereka melakukan pendampingan, monitoring, dan koordinasi dengan perangkat desa, ketua RW, ketua RT, serta warga setempat.

Saat launching Program Pekarangan Pangan Bergizi, fokus utama kegiatan adalah memastikan distribusi bibit tanaman dan polybag, serta penyiapan media tanam, terutama bagi warga yang tidak memiliki lahan luas. Program ini juga melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Winong agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Camat Kedungwaru, Rachmad Adhityo Kuncoro, yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.

“Harapannya, program P2B di Desa Winong ini dapat berjalan lancar dan optimal. Tidak hanya bermanfaat bagi warga Desa Winong, tetapi juga menginspirasi desa-desa lain untuk menerapkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Winong, Agus Satoto, mewakili warganya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program ini.

“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Polsek Kedungwaru dan Muspika Kecamatan Kedungwaru dalam launching penanaman bergizi di Desa Winong. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi warga desa dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat, program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Winong diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam upaya ketahanan pangan berbasis komunitas. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H