Sidoarjo, Tagarjatim.id – Peristiwa tragis terjadi di perlintasan kereta api Kalijaten, Taman, pada Rabu (29/1/2025).

Seorang pengendara motor, Wakit (52), warga Pagesangan, Kota Surabaya, meninggal di lokasi kejadian setelah tersambar Kereta Api Argo Semeru.

Menurut keterangan saksi mata, Nur, korban saat itu berboncengan dengan anaknya melaju dari arah selatan menuju utara ketika. kejadian bermula ketika korban mendekati perlintasan kereta api Desa Kalijaten, Kecamatana Taman, Sidoarjo yang saat itu palang pintunya sudah mulai ditutup.

Tanda tersebut menunjukkan bahwa kereta akan segera melintas. Namun, meskipun palang sudah menutup, korban diduga tetap nekat menerobos melalui ujung palang yang sudah hampir sepenuhnya tertutup.

“Nah tadi itu, palangnya sudah nutup. Cuman bapak itu nerobos lewat ujung palang,” ujar Nur, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Keputusan korban untuk menerobos palang tersebut berujung pada kecelakaan yang mengerikan.

Setelah melaju melalui ujung palang, korban tetap melanjutkan perjalanan meskipun anaknya yang dibonceng sempat turun dari motor.

“Yang dibonceng sempat turun mungkin menghindar atau apa saya juga ndak tau, tapi yang jelas si bapak itu tetap nerobos. Akhirnya dari arah timur ada kereta langsung ketabrak,” imbuh Nur menjelaskan kronologi kejadian.

Akibat sambaran kereta yang datang dari arah timur, tubuh korban terpental hingga sekitar 20 meter dari titik awal tabrakan. Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung bergegas menghubungi ambulans dan pihak kepolisian untuk menangani kejadian tersebut.

Pihak kepolisian dari Polsek Taman, yang segera tiba di lokasi kejadian, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

“Benar ada kejadian itu. Korban meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit,” kata Panit Reskrim Polsek Taman, Iptu Andri Sasongko, saat dikonfirmasi.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian, termasuk penjaga palang pintu kereta api. Iptu Andri Sasongko juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak menerobos palang pintu perlintasan kereta api.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang ada di perlintasan kereta api,” tandasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H