Kota Batu, Tagarjatim.id – Warga Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu digemparkan adanya peristiwa pencurian yang terjadi pada Selasa (28/1/2025). Pencurian itu terjadi di salah satu minimarket di Jl. Diponegoro, dan sempat beredar viral di media sosial lantaran terekam oleh kamera pengawas CCTV.
Dalam video berdurasi 1 menit yang diterima oleh Tagarjatim.id, memperlihatkan seorang pria berkemeja abu-abu nampak mondar-mandir di sekitar rak barang. Setelah terlihat aman, pria itu kemudian mengambil sejumlah barang dan dimasukkan kedalam saku.
Pria itu kemudian dipergoki oleh pegawai minimarket, dan akhirnya terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan pegawai. Pelaku yang melarikan diri juga sempat dikejar oleh warga sekitar dan driver ojek online yang sedang beristirahat di depan minimarket.
Salah satu pegawai minimarket, Resma Eka (24), membenarkan peristiwa itu. Saat ditemui awak media, Resma menjelaskan bahwa aksi pencurian itu terjadi pada Selasa (28/1) siang, sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, kondisi toko sedang dalam keadaan ramai.
“Awalnya saya sedang melayani pelanggan sama satu pegawai lain di kasir. Kebetulan lagi banyak pelanggan saat itu. Kemudian pria itu masuk toko dan mengarah ke rak tengah tempat kosmetik. Tiba-tiba dengar suara botol parfum senggolan, saya curiga dan coba menghampiri untuk periksa,” katanya.
Ketika berpapasan, Resma melihat di saku pelaku terlihat penuh barang. Resma pun tidak langsung menegur pelaku dan mencoba memastikan terlebih dahulu.
“Saya periksa dulu di rak tempat kosmetik dan ternyata ada beberapa botol parfum yang hilang. Saya hampiri pelaku saat mau keluar pintu untuk menghentikan, tapi pelaku malah lari keluar,” terangnya.
Resma pun spontan meneriaki pelaku “maling-maling”. Rekan Resma dan beberapa ojol yang mendengar itu mencoba mengejar pelaku yang lari menuju ke jalan raya.
“Jadi temen shift saya sama orang-orang maxim didepan toko itu ngejar pelaku sampai ke ladang di belakang (toko). Cuman akhirnya pelaku lolos karena teman saya kehilangan jejaknya saat di ladang,” ujarnya.
Dari total 6 parfum yang diambil pelaku, hanya 1 yang berhasil dibawa. Sedangkan untuk 5 parfum lainnya terjatuh dan berhasil diamankan kembali.
“Jadi total ada 6 parfum yang diambil. Ada 1 pecah dan 4 lainnya aman. Total kerugian sekitar Rp 94 ribu, karena 1 parfum itu harganya Rp 47 ribu,” ungkap Resma.
Aksi yang terekam CCTV minimarket itu kini telah dilaporkan Resma kepada atasannya. Terkait laporan ke polisi, tergantung kepada keputusan dari pihak keamanan toko. (*)




















