Kabupaten Malang, tagarjatim.id– Banjir melanda Dua Kecamatan di Kabupaten Malang Jumat (24/1/2025) malam.

Di Kecamatan Kepanjen, air menggenangi Jalan Raya Ahmad Yani, selain itu banjir juga terjadi di Kecamatan Pakis, tepatnya di Desa Kedungrejo.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak pukul 14.00 WIB. Selain itu, banjir di Pakis akibat sumbatan bambu yang menganggu aliran di sungai, sehingga berdampak pada 5 rumah warga tergenang banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1 meter.

“Pada pukul 14.00 hujan intensitas lebat disertai angin. Yang menyebab beberapa bambu terbawa arus, sehingga aliran sungai tersumbat dan air sungai meluap dan menggenangi rumah warga,” kata Sadono, saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/1/2025)

Lima rumah warga yang terdampak banjir, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Malang di antaranya milik Suprapti ditempati oleh tiga orang, rumah Umar lima orang penghuni. Kemudian kediaman Hari, juga berisi lima orang, serta rumah Hadi lima orang penghuni dan Sauri ada empat orang dewasa serta satu balita.

“Alhamdulillah dalam bencana banjir di Kecamatan Pakis ini tidak ada korban jiwa,” ujar Sadono.

Sodono menambahkan, dalam bencana banjir ini ada beberapa kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh warga, yakni berupa 5 paket sembako dan 1 paket peralatan untuk balita.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan kecamatan, untuk memastikan kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi,” pungkas Sadono.

Sebagimana diberitakan sebelumnya banjir juga terjadi di Kecamatan Kepanjen, aliran sungai Seco meluap sehingga mengenangi jalur utama Jalan Raya Ahmad Yani, saat ini kondisi di dua lokasi banjir sudah membaik dan air sudah surut. Namun, BPBD Kabupaten Malang tetap mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H