Blitar, Tagarjatim.id– Jenazah korban mutilasi Uswatun Khasanah (29) warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dimakamkan keluarganya di pemakaman umum Desa Sidodadi, Kecamatan Garum. Korban dimakamkan setelah dilakukan proses autopsi di rumah sakit Ngawi.
Dari pantauan Tagarjatim.id, setelah selesai disholatkan, sekitar pukul 19.00 WIB jenazah korban kemudian dibawa ke pemakaman umum desa setempat untuk dikebumikan.
Ayah kandung korban Nur Khalim mengungkapkan selama hidupnya, korban tidak pernah mempunyai musuh. Ia pun berharap pelaku pembunuhan terhadap anak sulungnya tersebut segera tertangkap.
“Semoga segera ditangkap. Dia itu tidak pernah punya musuh,” kata Nur Khalim.
Hingga saat ini kasus pembunuhan mutilasi ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Ngawi. Polisi pun juga masih mencari bagian tubuh korban yang hilang, yakni kepala dan kaki.
Untuk diketahui, korban mutilasi ini merupakan seorang janda 2 anak. Dia tinggal di rumah kontrakan di Tulungagung.
Berdasarkan informasi, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan kedua anaknya, korban bekerja sebagai sales di Tulungagung. Dari penyelidikan, Polisi menduga pelaku mutilasi yakni orang dekat korban. Pembunuhan terhadap korban dilakukan di luar wilayah Ngawi, dan kemudian potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam tas koper dan dibuang ke tempat pembuangan sampah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.




















