Penulis : Dixs Fibriant

Malang, tagarjatim.com – Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kota Malang berinisial MA (24) warga Perumnas II Kelurahan Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang ditemukan meninggal dunia mengapung dalam kondisi penuh luka di kepala dan sekujur tubuhnya di Sungai Brantas, Dusun Cungkal, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, pada Senin (8/1/2024) ternyata pelaku bunuh diri. Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga meloncat dari Jembatan Sungai Metro, karena tidak kunjung menyelesaikan tugas skripsinya.

“Hasil penyelidikan diketahui yang bersangkutan meninggal karena bunuh diri setelah tidak sanggup menyelesaikan tugas akhir skripsi,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang AKP Ghanda Syah Hidayat, Rabu (10/1/2024).

Dia menjelaskan pelaku terungkap melakukan bunuh diri berdasarkan bukti CCTV dan sidik jari yang ditemukan petugas. Menurut Gandha. sebelum bunuh diri, pelaku keluar rumah dengan cara meloncat pagar rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB, kemudian diduga bunuh diri dengan cara melompat ke sungai.

“Sebelumnya pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri menceburkan diri ke sungai tapi tidak meninggal terus pulang lagi ke rumahnya,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya MA ditemukan nelayan mengapung dalam kondisi meninggal menggunakan kaos warna hitam dan celana dalam. Di sekujur tubuh korban juga terdapat luka – luka dan lebam mayat diduga karena terbentur bebatuan di sepanjang aliran sungai. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H