Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terus merebak di Kabupaten Malang. Berdasarkan data yang dihimpun, total ada sekitar 616 ternak sapi yang terjangkit. Wabah tersebut didominasi menjangkiti ternak sapi potong.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto saat mendampingi Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono ketika meninjau vaksinasi di kandang komunal milik Kop Sae Pujon, Sabtu (11/1/2025).

Didik menjelaskan, untuk sapi perah di Kabupaten Malang seluruhnya aman dari paparan PMK. Problematika hanya terjadi di sapi-sapi potong.

“Untuk sapi-sapi potong inilah yang sebenarnya harus mendapatkan pendampingan secara khusus,” tuturnya.

Didik mengungkapkan, hingga saat ini, di Kabupaten Malang ada sebanyak 616 ekor sapi yang terpapar. Dari jumlah tersebut, 60 persennya atau sekitar 370 ekor sapi dinyatakan sudah sembuh.

“Kami dorong terus untuk proses penyembuhan. Beberapa hal sudah kami persiapkan untuk penanganan PMK. Nantinya akan ada anggaran BTT. Anggaran tersebut akan kami keluarkan ketika ada instruksi kedaruratan,” tutupnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H