Kabupaten Malang, TagarJatim.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bululawang pada Senin siang (6/1/2025), menyebabkan banjir luapan dari Sungai Anyar. Akibatnya sejumlah rumah warga dan fasilitas umum terendam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menerangkan, peristiwa itu bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bululawang sekitar pukul 14.00 WIB.
“Debit air mulai naik pukul 14.30 WIB dengan tinggi sekitar kurang lebih 20 hingga 40 centimeter,” ungkap Sadono, Senin (6/1/2025) malam.
Menurut dia, luapan air sungai tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum di Dusun Blambangan, Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang terendam.
“Luapan air sungai mengakibatkan rumah warga tergenang RT 24 RW 06 dan fasilitas umum Musala Nurul Huda juga terimbas,” bebernya.
BPBD Kabupaten Malang mencatat ada 5 rumah warga yang terdampak di dalamnya dihuni kurang lebih 18 jiwa. Beruntungnya tidak ada korban dalam bencana tersebut.
“Upaya yang kami lakukan, setelah menerima laporan dan melakukan asessment atau kaji cepat. Kami juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta Pemdes dan Muspika Kecamatan Bululawang,” sambungnya.
Hingga saat ini kondisi banjir luapan masih menggenang rumah warga dan musala. Sementara itu yang dibutuhkan saat ini yakni melakukan perbaikan irigasi.
“Banjir luapan sungai hingga saat ini 19.15 WIB belum surut,” pungkasnya.(*)




















