Kabupaten Malang, Tgarjatim.id– Maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tak memengaruhi aktivitas jual beli hewan di Pasar Hewan Gondaglegi.
Seperti yang terpantau pada Senin (6/1/2025), sejumlah pedagang dan pembeli masih tampak beraktivitas seperti biasanya.
Menurut Hariono salah seorang pedagang sapi mengatakan, dirinya sudah mendengar adanya kasus PMK yang saat ini kembali merebak, namun, Hariono tetap beraktivitas datang ke pasar hewan untuk menjajakan hewannya.
“Meskipun ada PMK saya tetap jualan karena secara penjualan sekarang masih normal, tidak berpengaruh meski ada kasus PMK,” kata Hariono, Senin (6/1/2025).
Hariono mengaku hingga belum ada sosialisasi atau imbauan terkait merebaknya wabah PMK di Pasar Gondanglegi.
“Saya tidak pernah mendapat sosialisasi, dan di pasar ini juga tidak ada pemeriksaan hewan saat mau masuk dalam pasar,”tegas Hariono.
Berdasarkan pantauan Tagarjatim.id, di pintu masuk di Pasar Hewan Gondanglegi tidak terlihat adanya pos pantau, yang berfungsi untuk memeriksa kesehatan hewan ternak yang akan diperdagangkan.(*)




















