Tagarjatim.id – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberhentikan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) karena dinilai tidak bisa membawa tim Garuda menjadi juara di Piala AFF 2024. Selain itu, STY juga dianggap tidak bisa berkomunikasi dengan para pemain Timnas.

Ketua Umum PSSI Erick Tohir, mengatakan pemutusan kontrak STY ini merupakan keseriusan PSSI untuk melakukan perbaikan sepakbola di Tanah Air. Pemutusan kontrak ini juga menjadi bagian dinamika dan menjadi bahan evaluasi Timnas Indonesia.

“Tentu apa yang kita lakukan hari ini, tidak lain untuk kebaikan Timnas Indonesia, meskipun kontrak kerja dengan STY berakhir 2027. Kita mengucapkan terima kasih kepada kinerja Coach STY selama ini dan hubungan kami sangat baik,” kata Erick Tohir, Senin (6/1/2025).

Menurut Erick Tohir dengan diberhentikannya STY, PSSI akan mencari pelatih yang bisa membangun komunikasi yang lebih baik. Pasalnya, Timnas masih harus menghadapi berbagai event pertandingan Tahun 2024 serta putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Disinggung siapa pelatih pengganti STY Erick Tohir tidak menyebutkan namanya. Dia berjanji bakal mengenalkannya pada Sabtu malam (11/1/2025).

Erick Tohir berharap pelatih yang baru nantinya bisa membawa Timnas lolos Piala Dunia. “Perjuangan kita menuju piala dunia, kita coba sekritikal mungkin segala kekurangannya kita atasi. Karena ini intinya menuju target kita lolos Piala Dunia dan keputusan ini bukan karena persepsi timnas ini milik siapa siapa, PSSI bukan milik Erick Tohir, bukan milik STY, tapi bagaimana kita ukur dinamika ini, sehingga hasilnya bisa lebih konsisten,” tandasnya.

Ia juga menambahkan disisa sekitar 2 bulan menjelang bergulirnya kembali putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Erick Tohir menegaskan pergantian pelatih kepala ini, nantinya tidak menggangu konsentrasi para pemain. Ia ingin para pemain Timnas dan pelatih baru bisa menjalin komunikasi dengan baik, sehingga ke depan mampu mewujudkan target lolos Piala Dunia 2026.

“Yang jelas, kami tidak ingin ada anggapan habis manis sepah dibuang. Kami juga berkeyakinan, sejauh ini prestasi PSSI ini juga ditunjang dengan program yang baik. meski bila program baik, namun tidak ditunjang dengan pelatih dan pemain yang baik ya tidak jadi apa apa. Kami mencoba menyeimbangkan program yang baik, pelatih dan pemain yang baik menjadi satu kesatuan,” tegas Erick Tohir.

Manager Timnas Indonesia Sumardji menambahkan dirinya telah bertemu dengan STY terkait pemutusan kontrak tersebut. Menurutnya STY sepenuhnya menerima keputusan yang dilakukan PSSI ini.

Ia menjelaskan pergantian pelatih ditengah bergulirnya pertandingan yang masih dilakoni timnas wajar terjadi di berbagai negara. Keputusan ini pun didasari berbagai evaluasi yang dilakukan, seperti komunikasi yang kurang baik terjalin antara STY dengan pemain, serta beberapa target yang tidak tercapai seperti pada pertandingan AFF 2024 yang baru saja di gelar.

“Coach Shin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PSSI selama 5 tahun ini. ia berpesan agar Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia,” tutup Sumardji. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H