Kota Malang, Tagarjatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup sementara jalur pendakian Gunung Semeru mulai 2 – 19 Januari 2024. Penutupan dilakukan karena cuaca ekstrem. Penutupan tersebuts tuang dalam surat pengumuman dengan nomor PG.13/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024.
Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penghentian sementara disebabkan karena pada awal tahun 2025 kondisi cuaca ekstrem dan membahayakan pendaki.
“Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif, untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, dan memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung dari ancaman bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem,” kata Rudijanta dalam keterangan resminya, Rabu (1/1/2025).
Dia menjelaskan keputusan penghentian sementara pendakian ini juga berdasarkan pertimbangan dan konsultasi dengan Menteri Kehutanan.
“Menteri Kehutanan Republik Indonesia mengimbau kepada para pengunjung untuk mematuhi keputusan ini dan tidak melakukan pendakian secara ilegal,” tegas Rudijanta.
Sebelumnya, BBTNBTS mengumumkan penutupan pendakian ke Gunung Semeru nulai tanggal 2-16 yang tertuang dalam surat pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, yang ditandatangani Kepala BBTNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha.
Surat tersebut menyebutkan penutupan sementara dilakukan mulai tanggal 2-16 Januari 2025. Sementara keberangkatan pendakian terakhir dilakukan pada tanggal 31 Desember 2024 dan kepulangan terakhir dilakukan pada tanggal 1 Januari 2025.(*)





















