Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan distribusi bahan pokok aman selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena pihaknya tak ingin menganggu kenyamanan masyarakat.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan mengaku pihaknya berpaku pada arahan Pemerintah Pusat terkait dengan persiapan libur Nataru. Salah satunya yakni menjaga kelancaran distribusi bahan pokok. Oleh karena itu, pihaknya memastikan bahan pokok tetap lancar selama Nataru.
“Jadi ada 4K yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Yaitu menjaga keterjangkauan harga, menjaga ketersediaan pasokan, menjaga kelancaran distribusi dan koordinasi yang efektif,” kata Iwan.
Kebutuhan bahan pokok disebut Iwan adalah hak yang utama dari masyarakat. Sebab, ia tidak ingin distribusi bahan pokok terhambat.
“Jangan sampai momen Nataru distribusi pasokan untuk sembako atau pertanian terblokir. Tidak bisa lewat titik A, titik B akhirnya terlambat dan tidak lancar distribusinya yang akhirnya berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan bahan pokok,” beber Iwan.
“Dengan crowded nya situasi dan kondisi masyarakat merayakan Nataru, jangan sampai rekayasa terhadap pengaturan lalu lintas itu menghambat distribusi bahan pokok yang dari luar Kota Malang,” imbuh Iwan.
Dalam hal ini, Iwan mengaku juga berkolaborasi dengan instansi terkait. Dalam ini bekerjasama dengan Polresta Malang Kota ihwal penjamin keamanan.
“Kami juga harus kolaborasikan bagaimana kerjasama antar daerah untuk mendistribusikan ke Kota Malang, itu yang harus kita jaga,” tukas Iwan.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memetakan jalur distribusi bahan pokok yang menuju Kota Malang. Dan pihaknya mengaku telah melakukan kerjasama dengan Polresta Malang Kota untuk menjamin kelancaran bahan pokok tersebut.
“Pengawasan jalur-jalur ini kita bekerjasama dengan Polresta, yang bagaimana dibangun pos pelayanan dan pos pemantauan. Untuk memperlancar arus lalu lintas, dalam hal ini untuk kelancaran distribusi,” kata Widjaja. **




















