Kabupaten Malang – Kepolisian Resor (Polres) Malang kembali menyalurkan bantuan sarana pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Senin (23/12/2025) di Mapolres Malang.
Kali ini, ada 3 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang mendapat bantuan peralatan UMKM. Ketiganya yakni Asrir, keluarga almarhum Bahrul Ulum dari Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mendapat bantuan rombong untuk usaha berjualan molen dan onde-onde; Arikomawati, keluarga almarhum Gilang Surya Ramaddan dari Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mendapat bantuan rombong untuk berjualan lalapan, dan Mudrikah Amelia, keluarga almarhumah Revanya Salwa Syahrani dari Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mendapat bantuan freezer untuk usaha es.
Selain bantuan peralatan UMKM, ketiganya juga mendapatkan bantuan modal untuk mendukung perkembangan usahanya.
Pemberian bantuan itu diberikan langsung oleh Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah 42 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang telah mendapat bantuan sarana pengembangan UMKM.
“Kami sampaikan bahwa sampai hari ini, keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang sudah bisa kita berikan bantuan untuk membantu usaha sebanyak 24 orang,” ungkapnya.
Imam menyebut pemberian bantuan itu adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Malang untuk mendampingi keluarga korban, agar lebih mandiri secara ekonomi. Pihaknya juga memastikan bahwa bantuan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan akan terus berlanjut.
“Ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan oleh bapak Kapolres Malang dan ini merupakan wujud komitmen dari Polres Malang untuk tetap berbuat dan bermanfaat,” ujar Imam.
Jenis peralatan usaha yang diberikan disesuaikan kebutuhan jenis usaha keluarga Korban Kanjuruhan. Hal itu menjadi prioritas utama, dengan harapan agar dapat menciptakan kemandirian bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
“Ini merupakan wujud komitmen dari Polres Malang, tetap berbuat dan bermanfaat dan kita memberikan sesuai dengan kebutuhan dan permohonan dari keluarga korban Kanjuruhan harapannya, ini bisa membantu untuk bisa mengembangkan usahanya,” tegas Imam.

Imam menegaskan bahwa Polres Malang akan terus membuka komunikasi dengan keluarga korban Kanjuruhan, untuk memfasilitasi keperluan bantuan sarana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kita tetap membuka ruang komunikasi apabila memang masih diperlukan bantuan untuk keluarga korban yang membutuhkan tanpa ada batasan waktu,” pungkas Imam. (##)




















